Waspada buat Turis Lokal!

By noepa3

Waktu di Bali, kalau kita mau ke Kuta atau pulang dari Kuta maka kita harus naik shuttlebus (di tempat wisata di Jawa sering disebut kereta kelinci). Memang menjengkelkan apabila naik berdesak-desakan dan itu terjadi di Bali. Masa’ kalau shuttle yang ada di depan masih belum penuh, maka kita disuruh untuk berdesak-desakan untuk memenuhi shuttle yang ada di depan. Apalagi kita diancam kalau shuttle di depan belum penuh maka tidak boleh diberangkatkan untuk shuttle yang ada di belakangnya. Meskipun ngancamnya gak terlalu sih tapi gak enaknya itu pas orangnya maksa itu lho! Kenemenen (sungguh terlalu). Tapi Alhamdulillah, untung saja kita dapat penerangan dari pemandu wisatanya kalau memang “ada beberapa orang yang tidak mengetahui apa-apa tentang pariwisata dan cara bersikap baik kepada turis” dan hal itu di kemudian hari dapat menyebabkan turunnya pamor obyek wisata tersebut. Kemudian juga dikatakan oleh “Bli”nya klo hal seperti itu sudah sempat dilaporkan ke dinas pariwisata namun kejadian seperti itu masih kerap terjadi, entah dinas pariwisata tidak menggubris atau orang-orangnya yang memang sulit diberitahu. Tapi bagi siapa aja yang mau tur ke Bali terutama di obyek wisata Pantai Kuta, maka saya sarankan persiapkan kesabaran atas sikap tidak ramah dari orang Bali yang mengurusi shuttle

Di atas adalah potret ketika berdesak-desakan di mdalm shuttlebus

3 Tanggapan ke “Waspada buat Turis Lokal!”

  1. don45 Berkata:

    Wow kok medeni ya Mas !!! Btw selamet buat kelulusannya !!! kira2 kapan ya traktirannya !!! he….hee….. Kutunggu di TP !!!!

  2. noepa3 Berkata:

    Ya gitu deh ramenya di shuttlebus, sampe-sampe hapenya temenku ada yang ilang lho!!
    Alhamdulillah bisa keluar SMA dengan selamat. Ngapain di TP don?di kuburan kan juga bisa!!!Iling po’o makanan pokokmu tiap hari itu apa!(He..he..)8)

  3. don45 Berkata:

    Hehhhhhh !!! Emangnya makanan ku tanah apa??? Mbencekno !!!!

Tinggalkan Balasan